Call us now:
Kesalahan Dalam Persiapan Pernikahan yang Wajib Diketahui – Persiapan pernikahan adalah hal yang harus sangat diperhatikan dengan teliti, dari memilih tanggal hingga menentukan warna dekorasi, semuanya terlihat penting. Bahkan terkadang hal kecil pun yang tidak Anda sadari bisa menjadi masalah yang besar. Untuk menghindari kesalahan di hari bahagia Anda, Kenali beberapa kesalahan yang harus Anda ketahui dan harus dihindari sebagai berikut.

1. Tidak Menentukan Budget di Awal
Banyak pasangan memulai persiapan dengan mencari dekorasi, venue, atau vendor tanpa mengetahui batas anggaran. Akibatnya, biaya membengkak dan memicu stres di tengah jalan.
Cara Menghindarinya
-
Buat daftar prioritas: mana yang harus “premium”, mana yang cukup “standar”.
-
Sisihkan 10–15% dana cadangan untuk biaya tak terduga.
-
Minta penawaran harga tertulis dari vendor untuk menghindari tambahan biaya di kemudian hari.
2. Terlalu Banyak Mengambil Inspirasi Tanpa Menentukan Arah
Banyak pasangan yang memiliki wedding dream dan terinspirasi dari berbagai sosial media, tapi terlalu banyak referensi bisa membuat konsep tidak fokus.
Cara Menghindarinya
-
Tentukan 1 tema besar (misalnya rustic, klasik, modern).
-
Buat moodboard sederhana berisi warna, gaya dekorasi, dan suasana yang ingin ditampilkan.
-
Diskusikan moodboard tersebut dengan vendor agar visi kalian mudah diwujudkan.
3. Menganggap Semua Vendor Bisa Dibooking Belakangan
Banyak calon pengantin yang menganggap vendor selalu tersedia sepanjang tahun dan bisa di booking setiap saat. Padahal vendor favorit biasanya sudah penuh jauh sebelum hari-H.
Cara Menghindarinya
-
Setelah menentukan tanggal, booking vendor inti paling lambat 1–2 minggu kemudian.
-
Buat daftar 2–3 vendor cadangan untuk tiap kategori.
-
Jangan lupa cek portofolio secara detail, bukan hanya lihat dari satu foto terbaik.
4. Tidak Menghitung Waktu Persiapan Secara Realistis
Banyak pasangan berpikir semua bisa dibereskan dalam waktu singkat. Akibatnya, persiapan mepet dan mood ikut terpengaruh.
Cara Menghindarinya
-
Buat timeline 3–12 bulan berdasarkan ukuran acara.
-
Sisipkan waktu ekstra di antara jadwal, karena perubahan adalah hal yang wajar.
-
Jika waktumu sangat terbatas, pertimbangkan menggunakan jasa wedding planner.
5. Mengabaikan Perincian Administratif
Dokumen seperti legalitas seperti KUA/gereja, syarat lokasi acara, atau izin tertentu sering dianggap sepele, hingga saat waktunya sudah hampir mepet baru disiapkan.
Cara Menghindarinya
-
Buat daftar dokumen yang diperlukan dan cek satu per satu.
-
Jika menikah di tempat ibadah atau venue tertentu, tanyakan jauh hari soal peraturan khusus.
-
Tandai deadline pengurusan dokumen dalam kalender.
6. Tidak Melibatkan Pasangan Secara Seimbang
Banyak pasangan hanya mengandalkan salah satu pihak dalam mempersiapkan pernikahan sementara pasangannya hanya “ikut saja” kadang hal tersebut merasa menjadi beban. Hal ini bisa menimbulkan konflik menjelang hari-H.
Cara Menghindarinya
-
Bagi tugas berdasarkan minat dan kemampuan.
Misalnya: pasangan A urus vendor, pasangan B urus undangan dan dekor. -
Buat waktu khusus untuk mengecek progres bersama, misalnya seminggu sekali.
- Dengan membagi tugas Anda bisa lebih merasa dihargai dan tidak kewalahan sendiri.
7. Berusaha Memuaskan Semua Orang
Keinginan yang terlalu besar untuk terlihat sempurna di mata banyak orang, atau telalu banyak menerima masukan dari keluarga, teman, bahkan vendor bisa membuat konsep pernikahan berubah dari keinginan kalian sendiri.
Cara Menghindarinya
-
Dengarkan masukan, tapi tetap komunikasikan preferensi kalian berdua.
-
Ingat ini adalah hari spesial kalian, bukan ajang menyenangkan semua pihak.
-
Tetapkan batas jelas untuk hal-hal yang “harus sesuai keinginan kalian”.
- Ingat lagi dengan budget yang Anda miliki
8. Kurang Komunikasi dengan Keluarga
Dalam banyak pernikahan, keluarga memegang peranan cukup besar dari dukungan finansial hingga kebutuhan adat. Kurang berkomunikasi bisa berujung miskomunikasi dan tekanan tambahan.
Cara Menghindarinya
-
Ajak keluarga berdiskusi sejak awal mengenai harapan dan batasan.
-
Buat keputusan bersama untuk hal-hal penting seperti adat, jumlah tamu, dan susunan acara.
-
Tuliskan kesepakatan agar semuanya lebih jelas dan tidak berubah-ubah.
9. Meremehkan Rehearsal & Rundown
Tanpa latihan dan rundown yang jelas, risiko miskomunikasi di hari-H sangat besar mulai dari keterlambatan MUA hingga keluarga bingung posisi saat prosesi.
Cara Menghindarinya
-
Susun rundown detail: waktu makeup, kedatangan vendor, sesi foto, prosesi, dan after-party.
-
Buat 1 PIC (penanggung jawab) di luar pengantin untuk memastikan segala proses berjalan lancar.
-
Latihan singkat untuk prosesi masuk, terutama jika melibatkan keluarga besar.
Kesalahan Dalam Persiapan Pernikahan yang Wajib Diketahui – Menyiapkan pernikahan memang harus sangat detail, tetapi dengan manajemen waktu, komunikasi yang baik, dan rencana yang matang, kalian bisa melewati prosesnya dengan lebih tenang. Ingat, tujuan utama bukan hanya menghasilkan pesta yang indah, tetapi juga membangun awal kehidupan bersama yang penuh kebahagiaan.
Apakah Anda sedang merencanakan pernikahan dan membutuhkan Wedding Organizer dengan harga terjangkau dan lengkap? Langsung saja kunjungi Website Raden Wedding Organizer
Agar tidak salah memilih Vendor Wedding Organizer baca juga seputar
Tips Cerdas Memilih Wedding Organizer Profesional Melalui Website
