Call us now:
Pentingnya Perjanjian Pranikah Pro & Kontra – Perjanjian pranikah atau prenuptial agreement masih menjadi topik yang sering menimbulkan pro dan kontra di kalangan pasangan yang akan menikah. Sebagian orang menganggap perjanjian pranikah sebagai bentuk ketidak percayaan, sementara yang lain melihatnya sebagai langkah bijak untuk menjaga hak dan kewajiban masing-masing di masa depan.

Apa Itu Perjanjian Pranikah?
Perjanjian pranikah adalah kontrak yang dibuat oleh pasangan sebelum menikah. Isinya biasanya mengatur tentang pembagian harta, tanggung jawab finansial, pengelolaan aset, serta hal-hal lain yang disepakati bersama.
Di Indonesia, perjanjian pranikah diatur dalam hukum yang sah dan bisa menjadi dasar perlindungan bagi kedua pihak apabila terjadi hal yang tidak diinginkan di masa depan.
Manfaat & Pentingnya Perjanjian Pranikah (Pro)
1. Melindungi Aset dan Keuangan Masing-Masing
Salah satu alasan utama dibuatnya perjanjian pranikah adalah untuk melindungi harta bawaan.
Misalnya, jika salah satu pasangan memiliki bisnis, properti, atau aset keluarga, perjanjian ini membantu mengatur bagaimana aset tersebut diperlakukan setelah menikah. Ini bukan soal tidak percaya, tetapi menjaga agar hak dan kewajiban jelas sejak awal.
2. Mencegah Konflik di Masa Depan
Dengan kesepakatan yang jelas, pasangan tidak perlu berdebat mengenai pembagian harta atau kewajiban finansial.
Semua sudah tertulis sejak awal, sehingga potensi perselisihan bisa berkurang.
3. Mengatur Utang dan Tanggung Jawab Finansial
Jika salah satu pihak memiliki utang sebelum menikah, perjanjian pranikah bisa mengatur agar utang tersebut tidak membebani pasangan hal ini membantu menjaga kestabilan finansial keluarga.
4. Menjaga Bisnis atau Usaha Keluarga
Bagi pasangan yang memiliki usaha sendiri, perjanjian pranikah bisa mengatur agar bisnis tetap berjalan dan tidak terganggu jika terjadi masalah rumah tangga.
5. Menjadi Solusi Saat Menikah dengan Perbedaan Kewarganegaraan
Dalam pernikahan campuran, perjanjian pranikah hampir selalu diperlukan, terutama terkait pengelolaan properti, harta, atau aturan hukum antar negara.
Kontra dan Persepsi Negatif Tentang Perjanjian Pranikah
1. Dianggap Sebagai Tanda Ketidakpercayaan
Banyak yang berpendapat bahwa perjanjian pranikah menunjukkan kurangnya kepercayaan dalam hubungan.
Faktanya, perjanjian ini tidak selalu terkait dengan kurangnya rasa percaya, tetapi lebih ke arah perlindungan hukum.
Namun persepsi ini memang masih kuat, terutama di budaya Asia.
2. Membuat Suasana Pra-Nikah Kurang Romantis
Membahas harta dan pembagian tanggung jawab bisa membuat sebagian pasangan merasa canggung.
Beberapa bahkan menganggap topik ini “tidak pantas” dibicarakan sebelum menikah.
3. Dikhawatirkan Mempersulit Jika Terjadi Perceraian
Ada anggapan bahwa perjanjian pranikah justru memperbesar peluang untuk berpisah.
Padahal, tujuan sebenarnya adalah meminimalkan sengketa apabila hal tersebut terjadi.
3. Dikhawatirkan Mempersulit Jika Terjadi Perceraian
Ada anggapan bahwa perjanjian pranikah justru memperbesar peluang untuk berpisah.
Padahal, tujuan sebenarnya adalah meminimalkan sengketa apabila hal tersebut terjadi.
5. Bisa Menjadi Tidak Relevan Jika Kondisi Berubah
Aset, karier, maupun kondisi keluarga bisa berubah seiring waktu.
Jika perjanjian tidak diperbarui, isi perjanjian bisa terasa tidak sesuai lagi dengan kondisi aktual.
Apakah Perjanjian Pranikah Wajib?
Perjanjian pranikah tidak wajib, tetapi bersifat opsional berdasarkan kebutuhan.
Bisa dianggap penting dalam beberapa kondisi, misalnya:
-
Salah satu pihak memiliki aset besar
-
Salah satu pasangan memiliki utang
-
Ada bisnis keluarga yang harus dilindungi
-
Pernikahan beda kewarganegaraan
-
Ingin mengatur pembagian harta secara jelas sejak awal
Pada akhirnya, keputusan kembali kepada masing-masing pasangan.
Tips Membahas Perjanjian Pranikah dengan Pasangan
Jika kamu ingin membicarakannya tanpa membuat pasangan tersinggung, coba lakukan dengan cara berikut:
-
Bicarakan di waktu yang tepat, bukan saat sedang emosi
-
Jelaskan alasan yang logis, bukan curiga
-
Fokus pada perlindungan untuk kedua pihak
-
Gunakan bahasa yang lembut dan tidak menghakimi
-
Libatkan konsultan hukum agar tidak salah paham
Dengan komunikasi yang baik, topik sensitif ini bisa menjadi diskusi yang sehat.
Kesimpulan
Pentingnya Perjanjian Pranikah Pro & Kontra – Perjanjian pranikah bukan tentang ketidakpercayaan, tetapi tentang kejelasan dan perlindungan.
Ada sisi positif dan negatif yang perlu dipahami sebelum membuat keputusan. Yang terpenting, pasangan harus membahasnya dengan komunikasi yang jujur, saling menghargai, dan tanpa tekanan. Perjanjian pranikah mungkin tidak dibutuhkan semua pasangan, tetapi bisa menjadi langkah bijak pada kondisi tertentu.
Apakah Anda sedang merencanakan pernikahan dan membutuhkan Wedding Organizer dengan harga terjangkau dan lengkap? Langsung saja kunjungi Website Raden Wedding Organizer
Agar tidak salah memilih Vendor Wedding Organizer baca juga seputar
Tips Cerdas Memilih Wedding Organizer Profesional Melalui Website
